Jumat, 19 September 2014

Manajemen


BAB  1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi unggulan Indonesia. Kontribusi minyak sawit terhadap ekspor nasional mencapai enam persen, dan merupakan komoditas ekspor non migas tertinggi dengan share delapan persen dengan nilai 54 miliar dolar AS. Disamping itu Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit dan CPO (minyak sawit mentah) terbesar kedua dunia setelah Malaysia. Semakin membaiknya harga CPO, serta adanya kebijakan pemerintah untuk mendukung industri kelapa sawit melalui program revitalisasi perkebunan mendorong para pengusaha/pekebun untuk melakukan ekspansi, dan ini berdampak kepada tingginya permintaan benih kelapa sawit. Adapun kenaikan harga benih kelapa sawit yang terjadi di tahun 2008 ini tidak terkait langsung dengan kenaikan harga CPO. Kenaikan harga benih lebih ditujukan untuk menyeimbangkan dengan biaya produksi, serta untuk perbaikan kualitas sistem produksi, kualitas produk benih, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi konsumen.
Salah satu permasalahan perkelapasawitan nasional adalah banyaknya penggunaan benih palsu khususnya pada perkebunan rakyat yang mengakibatkan produktivitas kelapa sawit nasional relatif rendah jika dibandingkan dengan Malaysia yang merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia meskipun luas areal kelapa sawit Indonesia terbesar di dunia. Produksi kelapa sawit di Indonesia tidak sebesar potensi optimalnya dikarenakan petani banyak yang menggunakan benih benih palsu. Pengguna utama benih palsu adalah petani kecil. Adapun beberapa alasan yang diutarakan petani ketika membeli benih palsu dari pada benih bermutu diantaranya adalah karena proses mendapatkan benih lebih mudah yang mana jangkauannya langsung kepada petani. Hal ini juga dirasakan oleh produsen benih yang mana peredaran benih palsu sangat merugikan perusahaan produsen benih salah satunya adalah Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.
Kerugian akibat penggunaan benih kelapa sawit palsu kepada petani sangat signifikan, masa produktif tanaman lebih pendek dengan tingkat produksi yang rendah sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan usaha petani dalam pengembalian modal, namun ironisnya banyak petani yang masih menggunakan benih palsu. Oleh sebab itu agar dapat disusun langkah- langkah pemecahan masalah maka permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana preferensi dan pemahaman konsumen terhadap kualifikasi benih dan tata niaga benih kelapa sawit langsung kepada petani yang mana salah satunya adalah melalui program PROWITRA singkatan dari Program Sawit untuk Rakyat yang dimiliki oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, program ini merupakan suatu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk turun langsung dan sekaligus memberikan edukasi kepada petani tentang manfaat penggunaan benih legitim  dan mengetahui kerugian penggunaan benih illegal dan memudahkan petani untuk mendapatkan bahan tanaman kelapa sawit unggul dengan melakukan penjualan langsung kepada petani. Program ini telah dilaunching oleh Wakil Presiden RI Bapak Prof. Boediono pada 02 Juni 2010. Kegiatan ini berusaha merubah pemahaman petani tentang akibat penggunaan benih  palsu untuk menggunakan benih bermutu dan berkualitas, jangkauan kegiatan PROWITRA meliputi seluruh propinsi yang ada di pulau Sumatera.   
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan dimuka maka permasalahan yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian ini adalah efektivitas pemasaran kecambah kelapa sawit melalui Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA). Sehubungan dengan permasalahan diatas maka beberapa pertanyaan mendasar yang perlu dicari jawabannya ialah:
1.      Faktor-faktor apa yang menyebabkan petani banyak menggunakan benih palsu?
2.      Apa seharusnya yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit dengan Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA) supaya petani dapat mendapatkan benih kelapa sawit yang berkualitas?
3.      Apakah pemasaran melalui Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA) dapat memberikan kontribusi yang positif  bagi kelangsungan perkebunan rakyat? 
1.3 Tujuan Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk :
1.    Mengetahui dan menganalisis kegiatan Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA) terhadap pemasaran kecambah kelapa sawit pada petani.
2.    Dan untuk mengidentifikasi kegiatan PROWITRA di propinsi yang ada di Pulau Sumatera. 
3.    Menganalisis tingkat keuntungan dan kontribusi pendapatan pekebun kelapa sawit peserta PROWITRA
4.    Menganalisis dan mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan dan upaya perbaikan kegiatan PROWITRA.
1.4 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah :
  1. Bagi Perusahaan
Sebagai bahan pertimbangan dalam mengelola dan mempertahankan Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA)  agar lebih dekat kepada konsumen mengingat banyaknya peredaran benih palsu.
  1. Bagi Penulis
Penelitian ini merupakan suatu kesempatan untuk menerapkan teori pemasaran, khususnya mengenai Pemasaran. Serta lebih memahami dan dapat mempraktekkan metode penelitian yang sistematis.
  1. Bagi Pihak Lain
Sebagai referensi, masukan, dan perbandingan dalam penelitian tentang Pemasaran kecambah kelapa sawit pada masa yang akan datang.
1.5 Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian
Sehubungan dengan rumusan masalah dan tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, ruang lingkup analisis yang akan dilakukan meliputi:
1.      Efektivitas kegiatan Program Sawit untuk Rakyat (PROWITRA) untuk menunjang keberhasilan petani dalam mengembangkan kebunnya.
2.      Peningkatan pemasaran kecambah kelapa sawit melalui PROWITRA di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan.
3.      Untuk lebih mendekatkan PPKS kepada konsumen pengguna benih kelapa sawit.

1.6 Asumsi-Asumsi
Asumsi- asumsi yang digunakan dalam penelitian ini ialah:
1.      Para petani kelapa sawit banyak menggunakan benih palsu sehingga kualitas produksi di tingkat petani sangat rendah
2.      Mahalnya mendapatkan benih unggul di tingkat petani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi manajemen strategi_8A_28042021

ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARKATUHU Berikut materi kuliah kita hari ini ya. silahkan di fahami materi kita hari ini silahkan tulis na...